Back to Top

1
Hi, Guest!
LAMPU JALAN TENAGA SURYA MURAH BALIKPAPAN

LAMPU JALAN TENAGA SURYA MURAH BALIKPAPAN

Update Terakhir 04 / 04 / 2025
Minimal Pembelian 1 Unit

Harga

Rp. 123
Bagikan
DESKRIPSI PRODUK

Detail LAMPU JALAN TENAGA SURYA MURAH BALIKPAPAN

Lampu jalan tenaga surya adalah sistem penerangan jalan umum (PJU) yang menggunakan energi matahari sebagai sumber listrik utama. Sistem ini dirancang untuk beroperasi secara mandiri tanpa memerlukan koneksi ke jaringan listrik konvensional (PLN).

Berikut adalah komponen utama dan cara kerja lampu jalan tenaga surya:

Komponen Utama:

* Panel Surya (Solar Panel): Berfungsi untuk menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik (arus searah/DC) melalui proses fotovoltaik.

* Baterai: Menyimpan energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya pada siang hari. Energi yang tersimpan ini akan digunakan untuk menyalakan lampu pada malam hari. Biasanya menggunakan baterai lithium-ion atau baterai deep cycle.

* Kontroler (Solar Charge Controller): Mengatur proses pengisian baterai dari panel surya dan pengeluaran energi dari baterai ke lampu. Kontroler juga berfungsi untuk melindungi baterai dari pengisian berlebih (overcharging) dan pengosongan berlebih (deep discharging), serta mengatur waktu nyala lampu.

* Lampu LED: Umumnya menggunakan lampu LED karena sangat hemat energi, memiliki umur panjang, dan menghasilkan cahaya yang terang.

* Tiang Lampu dan Rumah Lampu: Sebagai penyangga komponen-komponen lainnya dan melindungi lampu dari cuaca.

* Kabel dan Konektor: Menghubungkan semua komponen dalam sistem.

Cara Kerja:

* Pengisian Daya (Siang Hari): Saat matahari bersinar, panel surya menyerap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik DC. Energi listrik ini kemudian dialirkan melalui kontroler ke baterai untuk disimpan.

* Penyaluran Daya (Malam Hari): Ketika hari mulai gelap dan intensitas cahaya matahari menurun, kontroler secara otomatis mendeteksi perubahan ini. Kemudian, kontroler akan mengalirkan energi listrik yang tersimpan di dalam baterai ke lampu LED, sehingga lampu jalan menyala.

* Otomatisasi: Sebagian besar lampu jalan tenaga surya dilengkapi dengan sensor cahaya yang memungkinkan mereka menyala secara otomatis saat senja dan mati secara otomatis saat fajar.

Keuntungan Lampu Jalan Tenaga Surya:

* Hemat Energi: Menggunakan sumber energi matahari yang gratis dan terbarukan, sehingga tidak memerlukan biaya listrik bulanan.

* Ramah Lingkungan: Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca atau polusi lainnya.

* Mandiri: Tidak memerlukan infrastruktur jaringan listrik yang rumit, sehingga ideal untuk daerah terpencil atau sulit dijangkau jaringan listrik.

* Pemasangan Mudah: Umumnya lebih mudah dipasang karena tidak memerlukan penarikan kabel listrik yang panjang.

* Biaya Perawatan Rendah: Lampu LED memiliki umur panjang dan sistemnya relatif sederhana, sehingga biaya perawatan cenderung lebih rendah.

* Keamanan: Menggunakan arus DC tegangan rendah, sehingga lebih aman dibandingkan lampu jalan konvensional yang menggunakan arus AC tegangan tinggi.

Kekurangan Lampu Jalan Tenaga Surya:

* Biaya Awal Lebih Tinggi: Biaya pembelian dan pemasangan awal bisa lebih mahal dibandingkan lampu jalan konvensional.

* Ketergantungan pada Cuaca: Kinerja sistem sangat bergantung pada intensitas sinar matahari. Pada hari berawan atau hujan terus-menerus, pengisian baterai bisa kurang optimal.

* Kapasitas Baterai Terbatas: Durasi nyala lampu pada malam hari bergantung pada kapasitas baterai dan energi yang berhasil disimpan pada siang hari.

* Potensi Pencurian: Komponen seperti panel surya dan baterai berpotensi menjadi target pencurian.

Secara keseluruhan, lampu jalan tenaga surya merupakan solusi penerangan jalan yang berkelanjutan dan efisien, terutama untuk lokasi-lokasi di mana akses ke listrik konvensional terbatas atau biaya listrik menjadi pertimbangan utama.

Lampu jalan tenaga surya tersedia dalam berbagai tipe dan ukuran, yang disesuaikan dengan kebutuhan pencahayaan, lokasi pemasangan, dan anggaran. Berikut adalah beberapa kategori dan contoh ukuran lampu jalan tenaga surya:

Berdasarkan Tipe/Desain:

* All-in-One (Integrated):

* Semua komponen (panel surya, baterai, kontroler, dan lampu LED) terintegrasi dalam satu unit.

* Ukuran: Ukuran fisiknya bervariasi tergantung pada daya lampu dan kapasitas baterai. Biasanya lebih ringkas dan mudah dipasang. Contoh dimensi panel surya untuk lampu 100W bisa sekitar 35cm x 53cm. Ukuran rumah lampu juga bervariasi.

* Split (Konvensional):

* Panel surya terpisah dari unit lampu dan baterai. Baterai biasanya ditempatkan dalam kotak terpisah di tiang.

* Ukuran:

* Panel Surya: Ukuran panel surya bervariasi berdasarkan daya (Watt peak - Wp). Contoh: 100 Wp, 150 Wp, 200 Wp, 260 Wp, 300 Wp atau lebih. Dimensi panel 100 Wp bisa sekitar 100cm x 67cm.

* Baterai: Ukuran baterai ditentukan oleh kapasitas (Ampere-hour - Ah) dan voltase (V). Contoh: 12V 70Ah, 12V 100Ah, 12V 150Ah, atau baterai lithium dengan spesifikasi yang berbeda (misalnya 3.2V 20Ah). Ukuran fisik baterai juga bervariasi.

* Lampu LED: Daya lampu bervariasi (misalnya 20W, 30W, 40W, 60W, 80W, 100W, 150W, 200W atau lebih). Ukuran fisik lampu LED akan bergantung pada daya dan desainnya.

* Two-in-One:

* Panel surya dan lampu LED terintegrasi, namun baterai dan kontroler mungkin terpisah atau terintegrasi dalam unit yang lebih ringkas di bawah panel.

* Ukuran: Mirip dengan All-in-One, namun mungkin dengan panel surya yang lebih besar.

Berdasarkan Daya Lampu LED:

* Daya Rendah: 20W, 30W, 40W. Cocok untuk area pejalan kaki, taman, atau jalan perumahan dengan kebutuhan cahaya tidak terlalu tinggi. Ukurannya cenderung lebih kecil.

* Daya Menengah: 50W, 60W, 80W, 100W. Umum digunakan untuk jalan lingkungan, jalan kolektor, area parkir, atau taman yang lebih luas. Ukuran komponen akan lebih besar dibandingkan daya rendah.

* Daya Tinggi: 120W, 150W, 200W, 300W atau lebih. Diperuntukkan untuk jalan arteri, jalan bebas hambatan, atau area industri yang membutuhkan penerangan sangat terang. Ukuran panel surya dan baterai akan signifikan lebih besar.

Ukuran Komponen Lain:

* Tiang Lampu: Tinggi tiang bervariasi, umumnya antara 4 meter hingga 12 meter, tergantung pada kebutuhan pencahayaan dan lebar jalan. Diameter dan ketebalan tiang juga bervariasi. Ukuran base plate dan pondasi tiang juga disesuaikan dengan tinggi dan jenis jalan.

* Kotak Baterai: Untuk tipe split, ukuran kotak baterai disesuaikan dengan ukuran dan jumlah baterai yang digunakan.

Spesifikasi Teknis yang Mempengaruhi Ukuran:

* Kapasitas Baterai: Semakin besar kapasitas baterai (Ah), semakin besar ukurannya.

* Daya Panel Surya: Semakin tinggi daya panel surya (Wp), semakin besar luas fisiknya.

* Efisiensi Komponen: Komponen dengan efisiensi tinggi dapat menghasilkan kinerja yang sama dengan ukuran yang lebih kecil.

Penting untuk dicatat: Tidak ada standar ukuran yang kaku untuk setiap daya lampu jalan tenaga surya. Ukuran fisik setiap komponen dapat bervariasi antar produsen dan model.

Saat memilih lampu jalan tenaga surya, penting untuk mempertimbangkan:

* Kebutuhan Pencahayaan (Lux): Seberapa terang area yang perlu diterangi.

* Durasi Nyala: Berapa lama lampu harus menyala setiap malam.

* Kondisi Iklim: Intensitas sinar matahari rata-rata di lokasi pemasangan.

* Otonomi: Berapa hari lampu harus tetap menyala tanpa pengisian daya matahari (misalnya saat cuaca buruk).

* Ketinggian Pemasangan: Tinggi tiang lampu yang sesuai.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, Anda dapat menentukan tipe dan ukuran lampu jalan tenaga surya yang paling sesuai untuk kebutuhan Anda. Selalu periksa spesifikasi teknis dari produsen untuk mendapatk
an informasi ukuran yang akurat.

Untuk informasi selengkapnya hubungi Marketing kami, klik : www.jayamakmurabadi.co.id

#lampujalantenagasuryakalimantan
#lampujalantenagasuryasurabaya
#lampujalantenagasuryajakarta
#juallampujalantenagasurya
#supplierlampujalantenagasurya